Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts
Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts

Pancasila Pemersatu Bangsa, Semangat Persatuan Menggema di SMAN 1 Kencong

JEMBER - Semangat persatuan dan kebangsaan menjadi bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di SMA Negeri 1 Kencong, Kabupaten Jember, Kamis (1/10/2026). Peringatan digelar melalui upacara pengibaran bendera di halaman sekolah dan diikuti seluruh warga SMAN 1 Kencong, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha.

Kepala SMAN 1 Kencong, Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pidato Gubernur Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menempatkan Pancasila sebagai nilai pemersatu dalam kehidupan bangsa sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Rangkaian upacara berlangsung secara tertib dan khidmat. Para siswa mengikuti setiap tahapan upacara bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan. Prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan tersebut. Bagi lingkungan pendidikan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada peserta didik melalui pengalaman langsung.


Nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam kehidupan sekolah melalui sikap saling menghargai, gotong royong, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan hidup bersama di tengah perbedaan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menempatkan pendidikan Pancasila sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Penguatan nilai Pancasila tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah, pembiasaan, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengalaman nyata peserta didik.


Bagi SMAN 1 Kencong, keterlibatan seluruh warga sekolah dalam peringatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga nilai kebangsaan tetap hadir dalam kehidupan pendidikan.

Upacara tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami nilai persatuan, tanggung jawab, dan kehidupan bersama sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.


Di tengah dinamika kehidupan sosial dan perkembangan zaman, penguatan nilai Pancasila di lingkungan pendidikan menjadi salah satu cara untuk memastikan nilai kebangsaan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, melainkan hadir dalam perilaku sehari-hari.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, SMAN 1 Kencong kembali meneguhkan semangat persatuan melalui lingkungan pendidikan—dengan siswa sebagai generasi yang akan melanjutkan perjalanan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.



Share:

PANEN MEDALI, SISWA SMAN 1 KENCONG KEMBALI HARUMKAN NAMA SEKOLAH DI AJANG PENCAK SILAT DAN FILM PENDEK NASIONAL

KENCONG
— Rentetan prestasi membanggakan kembali diukir oleh para siswa-siswi SMAN 1 Kencong sepanjang akhir Agustus hingga awal September 2026. Tidak tanggung-tanggung, kontingen sekolah sukses membawa pulang puluhan medali dari arena olahraga bela diri, kejuaraan renang se-Eks Keresidenan Besuki, hingga kompetisi film pendek tingkat nasional.

Pada ajang Kejuaraan Renang Antar Pelajar Open se-Eks Keresidenan Besuki (Umbul Bening Cup) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia Kab. Banyuwangi pada 5–6 September 2026 di Kolam Renang Umbul Bening Banyuwangi, tiga siswi berbakat SMAN 1 Kencong sukses mendominasi lintasan renang dengan menyapu bersih total 11 medali:
  • Mutiara Destria Walidah (Kelas X.10) tampil luar biasa dengan memboyong 5 Medali Emas sekaligus dinobatkan sebagai Atlet Terbaik KU 2010. Ia meraih Juara 1 pada nomor 50m Gaya Bebas, 50m Gaya Dada, 50m Gaya Punggung, dan 50m Gaya Kupu-Kupu.
  • Madyana Eky Erlinda (Kelas X.9) berhasil menyumbangkan 4 Medali Perunggu melalui raihan Juara 3 pada nomor 50m Gaya Kupu-Kupu, 50m Gaya Punggung, 50m Gaya Dada, dan 50m Gaya Bebas.
  • Queenara Kayla Priandra (Kelas X.6) sukses mempersembahkan 2 Medali, yakni 1 Medali Perak pada nomor 50m Gaya Punggung serta 1 Medali Perunggu pada nomor 50m Gaya Bebas.


Prestasi tak kalah mentereng lahir dari arena pencak silat pada ajang
Kejuaraan Bhirendra Universitas Negeri Jember (UNEJ) Cup IV Tahun 2026 tingkat se-Tapal Kuda pada 4–6 September 2026:
  • Silvia Ayu Purwaningsih (Kelas XII.1) meraih Juara Ke-1 (Medali Emas) Kategori Seni Tunggal Dewasa Putri.
  • M. Fahri Al Habsyi Junior (Kelas XII.6) meraih Juara Ke-1 (Medali Emas) Kategori Tanding Kelas F Remaja Putra.
  • M. Fatirul Hanafi Putra (Kelas XII.4) meraih Juara Ke-1 (Medali Emas) Kategori Seni Tunggal Dewasa Putra.
  • Pratama Jerriko Affan S. (Kelas X.8) meraih Juara Ke-3 (Medali Perunggu) Kategori Tanding Kelas B Remaja

Di bidang seni dan teknologi digital, Tim Arunika Frame SMAN 1 Kencong turut mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional dengan meraih Juara Harapan Ke-1 dalam Lomba Iconic Tahun 2026 Bidang Short Movie (Film Pendek) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar pada 26 Agustus 2026.

Pihak manajemen SMAN 1 Kencong menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, tim kreatif, serta guru pembimbing. Capaian ini makin memperkokoh komitmen SMAN 1 Kencong dalam melahirkan generasi yang cerdas, berkualitas, hebat, dan bermartabat.
Share:

RAWAT KEMANDIRIAN PANGAN, SISWA SMAN 1 KENCONG GALAKKAN PERAWATAN BERGILIR KEBUN SIKAP

KENCONG — Semangat gotong royong dan kesadaran terhadap kemandirian pangan terus bersemi di lingkungan SMAN 1 Kencong. Sebagai wujud nyata dalam merealisasikan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan), para siswa secara konsisten melaksanakan kegiatan perawatan kebun sekolah secara berkala dan bergiliran, Jumat (4/9/2026).

Program SIKAP yang sebelumnya telah diresmikan di area halaman sekolah kini telah bertransformasi menjadi laboratorium hidup yang dikelola penuh oleh tangan-tangan kreatif para peserta didik. Setiap kelas di SMAN 1 Kencong mendapatkan tanggung jawab atas kapling kebun masing-masing, yang dirawat secara kontinyu melalui sistem jadwal piket bergiliran.

Aktivitas perawatan yang meliputi penyiraman tanaman, penyiangan rumput liar, pemupukan organik, hingga pemantauan pertumbuhan bibit sayuran ini dilakukan di sela-sela jam istirahat maupun jam pelajaran praktik tertentu. Keterlibatan aktif ini dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori pertanian secara akademis, tetapi juga merasakan langsung pengalaman praktis merawat tanaman produktif.


Pihak sekolah mengapresiasi tinggi dedikasi para siswa yang menjalankan tanggung jawab ini dengan penuh kesadaran tanpa harus diingatkan. Melalui sistem perawatan bergiliran ini, nilai-nilai kedisiplinan, rasa tanggung jawab kolektif, serta kecintaan terhadap sektor agraris tertanam kuat dalam diri setiap pelajar.


Kehadiran Kebun SIKAP yang terus terawat dengan baik ini diharapkan mampu menjadi model percontohan sekolah mandiri pangan di tingkat regional. SMAN 1 Kencong optimis, konsistensi dalam merawat ketahanan pangan dari lingkungan satuan pendidikan kecil ini akan melahirkan generasi muda yang tangguh, produktif, dan siap mendukung ketahanan pangan nasional di masa depan.



Share:

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMAN 1 Kencong, Padukan Nilai Keagamaan dan Kreativitas Siswa

Kencong, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SMAN 1 Kencong berlangsung semarak dan penuh makna. Bertempat di halaman SMAN 1 Kencong, Selasa (1/9/2026), kegiatan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan nilai keagamaan, kreativitas, kebersamaan, dan pendidikan karakter.

Berbeda dari sekadar kegiatan seremonial, peringatan Maulid Nabi tahun ini dikemas melalui dua agenda utama yang melibatkan seluruh siswa, yakni Lomba Kreasi Ancak Agung dan Lomba Baca Puisi bertema Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bpk. Mohammad Shodili, S.Pd. yang mewakili Kepala SMAN 1 Kencong. Kehadiran seluruh warga sekolah semakin menambah semarak sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Kreasi Ancak Agung. Para siswa menunjukkan kreativitas dan kekompakan dalam membuat serta menata ancak dengan berbagai bentuk dan kreasi.


Proses tersebut tidak hanya menuntut kemampuan menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga membutuhkan kerja sama dan pembagian tugas yang baik antarsiswa. Setiap kelompok berusaha menuangkan ide dan kreativitas mereka untuk menghasilkan ancak terbaik.

Di balik kegiatan tersebut, terdapat nilai pendidikan yang penting. Siswa belajar tentang gotong royong, tanggung jawab, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal dan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Semangat peringatan Maulid Nabi semakin terasa melalui Lomba Baca Puisi bertema Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para peserta tampil di hadapan warga sekolah dengan membawakan puisi yang mengangkat berbagai nilai dan keteladanan Rasulullah. Dengan ekspresi, penghayatan, dan kemampuan olah vokal, para siswa berusaha menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui karya sastra.


Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dilatih untuk berani tampil di depan publik, tetapi juga diajak untuk memahami nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, kesantunan, serta sikap menghargai sesama menjadi nilai-nilai yang relevan untuk terus ditanamkan kepada generasi muda.

Bagi SMAN 1 Kencong, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengenang kelahiran Rasulullah.

Momentum ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter, di mana peserta didik diajak untuk mengenal keteladanan Rasulullah sekaligus berusaha menerapkannya dalam kehidupan.

Pendidikan karakter tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Berbagai kegiatan sekolah juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman, interaksi, kreativitas, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan Maulid Nabi, siswa diharapkan mampu memahami bahwa keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui perilaku sederhana dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMAN 1 Kencong menjadi gambaran bagaimana kegiatan keagamaan dapat dikemas secara kreatif dan edukatif.

Perpaduan antara nilai religius, seni, budaya, dan kreativitas memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Mereka tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses menciptakan, menampilkan, dan mengapresiasi karya.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kencong terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi siswa secara utuh—baik dalam aspek akademik, kreativitas, sosial, maupun karakter.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam sikap dan perilaku generasi muda.

Dari halaman SMAN 1 Kencong, semangat itu terus ditanamkan: mengenang keteladanan, menumbuhkan akhlak, dan menginspirasi generasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.



Share:

Dominasi Lintasan Renang Jawa Timur, Tiga Srikandi SMAN 1 Kencong Borong Medali di Dira Short Course 2026

JEMBER — Tiga atlet muda berbakat dari SMA Negeri 1 Kencong, Jember, berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Dira Short Course Swimming Competition 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. Kompetisi renang antar-pelajar terbuka yang diselenggarakan di Dira Water Park Balung pada 22–23 Agustus 2026 ini menjadi saksi ketangguhan ketiga perenang putri tersebut dalam memborong belasan gelar juara.

Tampil luar biasa, Mutiara Destria Walidah (Kelas X.10) sukses menyabet gelar Atlet Terbaik Kelompok Umur (KU) 2010 setelah mendominasi podium tertinggi. Mutiara berhasil memborong Juara 1 pada 7 cabang sekaligus, meliputi 100 M Gaya Ganti Perorangan, 50 M & 100 M Gaya Bebas, 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Kupu-kupu, serta 50 M & 100 M Gaya Dada.


Sementara itu, Queenara Kayla Priandra (Kelas X.6) menunjukkan konsistensinya dengan mengamankan Juara 2 di empat nomor perlombaan: 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, dan Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

Lengkap melengkapi dominasi tim, Madyana Eky Erlinda (Kelas X.9) turut menyumbangkan rentetan trofi. Madyana meraih Juara 2 pada tiga cabang (50 M Gaya Dada, 50 M Gaya Kupu-kupu, dan Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas) serta Juara 3 pada dua nomor lainnya (100 M Gaya Dada dan 50 M Gaya Punggung).

Kepala SMAN 1 Kencong, Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa para siswinya yang telah mengharumkan nama sekolah dan daerah di kancah regional.


Rincian Perolehan Medali Srikandi SMAN 1 Kencong

Mutiara Destria Walidah (X.10)

   * Gelar: Atlet Terbaik KU 2010

   * Juara 1 (7 Nomor): 100 M Gaya Ganti Perorangan, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Kupu-kupu, 50 M Gaya Dada, 100 M Gaya Dada.

Queenara Kayla Priandra (X.6)

   * Juara 2 (4 Nomor): 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

Madyana Eky Erlinda (X.9)

   * Juara 2 (3 Nomor): 50 M Gaya Dada, 50 M Gaya Kupu-kupu, Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

   * Juara 3 (2 Nomor): 100 M Gaya Dada, 50 M Gaya Punggung.

Share:

SMAN 1 KENCONG GELAR AKSI BERSIH SERENTAK SAMBUT HUT RI KE-81, PERKUAT SINERGI WARGA SEKOLAH

KENCONG — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMAN 1 Kencong menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sekolah secara serentak, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari program rutin sekolah, yakni JUM’AT SEGAR (Jumat Sehat dan Bugar), yang kali ini dikemas secara spesial dengan semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Pagi itu, area sekolah tampak semarak dengan keterlibatan seluruh keluarga besar SMAN 1 Kencong. Jika biasanya Jumat Segar didominasi oleh senam seluruh warga sekolah, edisi kali ini menghadirkan suasana berbeda dengan penampilan senam khusus dari Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan SMAN 1 Kencong. Kehadiran dan antusiasme para ibu-ibu dalam berolahraga menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk memulai aktivitas dengan energi positif.


Usai kegiatan olahraga, fokus beralih pada aksi bersih-bersih kelas yang melibatkan seluruh siswa dengan pendampingan intensif dari wali kelas dan guru pendamping. Tidak sekadar membersihkan, aksi ini dikompetisikan melalui Lomba Kelas Bersih yang akan dinilai oleh tim juri secara berkala.

Salah satu guru menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) siswa terhadap lingkungan belajarnya. "Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem kelas yang bersih, indah, aman, dan nyaman. Dengan lingkungan yang kondusif, proses belajar-mengajar tentu akan jauh lebih optimal," ujarnya di sela-sela peninjauan kebersihan kelas.


Tim juri yang terdiri dari perwakilan guru dan staf sekolah telah menetapkan kriteria penilaian yang ketat, mulai dari kerapian penataan ruang, kebersihan area meja dan kursi, hingga pengelolaan sampah di dalam kelas. Penilaian yang dilakukan secara berkala ini diharapkan mampu menjaga konsistensi siswa dalam merawat fasilitas kelas sepanjang tahun, bukan hanya saat perlombaan berlangsung.

Aksi serentak ini tidak hanya menjadi simbol kebersihan fisik, tetapi juga refleksi dari nilai perjuangan dan gotong royong dalam menyongsong HUT RI ke-81. Dengan mengintegrasikan program Jumat Segar dengan aksi bersih lingkungan yang terstruktur, SMAN 1 Kencong berharap dapat menanamkan pola hidup sehat sekaligus karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.


Melalui sinergi antara siswa, wali kelas, guru pendamping, dan dukungan penuh dari Dharma Wanita Persatuan, SMAN 1 Kencong optimis mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kebersihan dan kesehatan di tingkat regional.



Share:

TEGASKAN PENTINGNYA KEDISIPLINAN, SMAN 1 KENCONG GELAR UPACARA BENDERA

KENCONG — Menyongsong pekan baru dengan semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang tinggi, SMAN 1 Kencong kembali melaksanakan agenda rutinitas mingguan berupa upacara pengibaran bendera merah putih. Kegiatan sakral yang dilangsungkan di lapangan utama sekolah ini diikuti dengan penuh kekhidmatan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik pada Senin (10/8/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara pada kesempatan kali ini adalah Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. Kehadiran beliau di tengah barisan peserta upacara memberikan energi positif tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan tata protokol yang berlaku. Pasukan pengibar bendera sekolah sukses menjalankan tugasnya dengan langkah tegap dan presisi saat mengibarkan sang saka merah putih, diiringi oleh alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta upacara. Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh peserta menundukkan pandangan sejenak untuk mengikuti prosesi mengheningkan cipta, mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa.


Dalam amanatnya yang disampaikan di hadapan seluruh peserta upacara, Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. memusatkan perhatian penuh pada nilai-nilai fundamental yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap pelajar, yakni kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Beliau menggarisbawahi bahwa kedisiplinan bukanlah sebuah bentuk hukuman atau kekangan, melainkan sebuah kebutuhan dasar serta investasi jangka panjang bagi masa depan setiap individu.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa tanggung jawab merupakan cerminan dari kematangan mental seorang siswa. Tanggung jawab tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari di sekolah, mulai dari ketepatan waktu hadir di gerbang sekolah, ketaatan terhadap tata tertib berpakaian, keseriusan dalam mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar di dalam kelas, hingga kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban fasilitas umum milik bersama.


Pihak sekolah menilai bahwa penanaman nilai kedisiplinan dan tanggung jawab ini sangat krusial untuk terus digaungkan secara berkala. Di tengah dinamika era modern yang serba cepat dan penuh distraksi, pembentukan karakter luhur melalui pembiasaan upacara bendera diharapkan mampu membentengi para siswa dari pengaruh negatif serta membentuk mentalitas generasi muda yang tangguh, tanggap, dan berintegritas tinggi.

Pelaksanaan upacara bendera di SMAN 1 Kencong ini tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas administratif seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi institusi sekolah untuk merawat semangat kebangsaan, memupuk rasa cinta tanah air, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah.


Melalui penyampaian amanat yang sarat akan nilai moral dan kedisiplinan oleh Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd., SMAN 1 Kencong optimis dapat terus mencetak lulusan-lulusan yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara intelektual di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur, patuh pada aturan, serta siap mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin masa depan bangsa.

Share:

Video kami

Hari Sumpah Pemuda ke 98

Pesan Kepala Sekolah

Kepala Sekolah

"Pendidikan adalah kunci pembuka masa depan. Mari terus berinovasi, berprestasi, dan menjaga integritas demi kemajuan bersama."

Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd.

Kepala Sekolah

Pengunjung

Terpopuler

Powered by Blogger.

Ads block

Banner 728x90px

Cari di Blog

Kategori

Berita Terkini

6-latest-350px-course

Kami ada di

Tim Kreatif

Kampus Kami

Pengikut