Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts
Showing posts with label Kesiswaan. Show all posts

RAWAT KEMANDIRIAN PANGAN, SISWA SMAN 1 KENCONG GALAKKAN PERAWATAN BERGILIR KEBUN SIKAP

KENCONG — Semangat gotong royong dan kesadaran terhadap kemandirian pangan terus bersemi di lingkungan SMAN 1 Kencong. Sebagai wujud nyata dalam merealisasikan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan), para siswa secara konsisten melaksanakan kegiatan perawatan kebun sekolah secara berkala dan bergiliran, Jumat (4/9/2026).

Program SIKAP yang sebelumnya telah diresmikan di area halaman sekolah kini telah bertransformasi menjadi laboratorium hidup yang dikelola penuh oleh tangan-tangan kreatif para peserta didik. Setiap kelas di SMAN 1 Kencong mendapatkan tanggung jawab atas kapling kebun masing-masing, yang dirawat secara kontinyu melalui sistem jadwal piket bergiliran.

Aktivitas perawatan yang meliputi penyiraman tanaman, penyiangan rumput liar, pemupukan organik, hingga pemantauan pertumbuhan bibit sayuran ini dilakukan di sela-sela jam istirahat maupun jam pelajaran praktik tertentu. Keterlibatan aktif ini dirancang agar para siswa tidak hanya memahami teori pertanian secara akademis, tetapi juga merasakan langsung pengalaman praktis merawat tanaman produktif.


Pihak sekolah mengapresiasi tinggi dedikasi para siswa yang menjalankan tanggung jawab ini dengan penuh kesadaran tanpa harus diingatkan. Melalui sistem perawatan bergiliran ini, nilai-nilai kedisiplinan, rasa tanggung jawab kolektif, serta kecintaan terhadap sektor agraris tertanam kuat dalam diri setiap pelajar.


Kehadiran Kebun SIKAP yang terus terawat dengan baik ini diharapkan mampu menjadi model percontohan sekolah mandiri pangan di tingkat regional. SMAN 1 Kencong optimis, konsistensi dalam merawat ketahanan pangan dari lingkungan satuan pendidikan kecil ini akan melahirkan generasi muda yang tangguh, produktif, dan siap mendukung ketahanan pangan nasional di masa depan.



Share:

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMAN 1 Kencong, Padukan Nilai Keagamaan dan Kreativitas Siswa

Kencong, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SMAN 1 Kencong berlangsung semarak dan penuh makna. Bertempat di halaman SMAN 1 Kencong, Selasa (1/9/2026), kegiatan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan nilai keagamaan, kreativitas, kebersamaan, dan pendidikan karakter.

Berbeda dari sekadar kegiatan seremonial, peringatan Maulid Nabi tahun ini dikemas melalui dua agenda utama yang melibatkan seluruh siswa, yakni Lomba Kreasi Ancak Agung dan Lomba Baca Puisi bertema Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bpk. Mohammad Shodili, S.Pd. yang mewakili Kepala SMAN 1 Kencong. Kehadiran seluruh warga sekolah semakin menambah semarak sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Kreasi Ancak Agung. Para siswa menunjukkan kreativitas dan kekompakan dalam membuat serta menata ancak dengan berbagai bentuk dan kreasi.


Proses tersebut tidak hanya menuntut kemampuan menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga membutuhkan kerja sama dan pembagian tugas yang baik antarsiswa. Setiap kelompok berusaha menuangkan ide dan kreativitas mereka untuk menghasilkan ancak terbaik.

Di balik kegiatan tersebut, terdapat nilai pendidikan yang penting. Siswa belajar tentang gotong royong, tanggung jawab, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal dan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Semangat peringatan Maulid Nabi semakin terasa melalui Lomba Baca Puisi bertema Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para peserta tampil di hadapan warga sekolah dengan membawakan puisi yang mengangkat berbagai nilai dan keteladanan Rasulullah. Dengan ekspresi, penghayatan, dan kemampuan olah vokal, para siswa berusaha menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui karya sastra.


Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dilatih untuk berani tampil di depan publik, tetapi juga diajak untuk memahami nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, kesantunan, serta sikap menghargai sesama menjadi nilai-nilai yang relevan untuk terus ditanamkan kepada generasi muda.

Bagi SMAN 1 Kencong, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengenang kelahiran Rasulullah.

Momentum ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter, di mana peserta didik diajak untuk mengenal keteladanan Rasulullah sekaligus berusaha menerapkannya dalam kehidupan.

Pendidikan karakter tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Berbagai kegiatan sekolah juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman, interaksi, kreativitas, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan Maulid Nabi, siswa diharapkan mampu memahami bahwa keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui perilaku sederhana dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMAN 1 Kencong menjadi gambaran bagaimana kegiatan keagamaan dapat dikemas secara kreatif dan edukatif.

Perpaduan antara nilai religius, seni, budaya, dan kreativitas memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Mereka tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses menciptakan, menampilkan, dan mengapresiasi karya.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kencong terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi siswa secara utuh—baik dalam aspek akademik, kreativitas, sosial, maupun karakter.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam sikap dan perilaku generasi muda.

Dari halaman SMAN 1 Kencong, semangat itu terus ditanamkan: mengenang keteladanan, menumbuhkan akhlak, dan menginspirasi generasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.



Share:

Dominasi Lintasan Renang Jawa Timur, Tiga Srikandi SMAN 1 Kencong Borong Medali di Dira Short Course 2026

JEMBER — Tiga atlet muda berbakat dari SMA Negeri 1 Kencong, Jember, berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Dira Short Course Swimming Competition 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. Kompetisi renang antar-pelajar terbuka yang diselenggarakan di Dira Water Park Balung pada 22–23 Agustus 2026 ini menjadi saksi ketangguhan ketiga perenang putri tersebut dalam memborong belasan gelar juara.

Tampil luar biasa, Mutiara Destria Walidah (Kelas X.10) sukses menyabet gelar Atlet Terbaik Kelompok Umur (KU) 2010 setelah mendominasi podium tertinggi. Mutiara berhasil memborong Juara 1 pada 7 cabang sekaligus, meliputi 100 M Gaya Ganti Perorangan, 50 M & 100 M Gaya Bebas, 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Kupu-kupu, serta 50 M & 100 M Gaya Dada.


Sementara itu, Queenara Kayla Priandra (Kelas X.6) menunjukkan konsistensinya dengan mengamankan Juara 2 di empat nomor perlombaan: 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, dan Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

Lengkap melengkapi dominasi tim, Madyana Eky Erlinda (Kelas X.9) turut menyumbangkan rentetan trofi. Madyana meraih Juara 2 pada tiga cabang (50 M Gaya Dada, 50 M Gaya Kupu-kupu, dan Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas) serta Juara 3 pada dua nomor lainnya (100 M Gaya Dada dan 50 M Gaya Punggung).

Kepala SMAN 1 Kencong, Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa para siswinya yang telah mengharumkan nama sekolah dan daerah di kancah regional.


Rincian Perolehan Medali Srikandi SMAN 1 Kencong

Mutiara Destria Walidah (X.10)

   * Gelar: Atlet Terbaik KU 2010

   * Juara 1 (7 Nomor): 100 M Gaya Ganti Perorangan, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Kupu-kupu, 50 M Gaya Dada, 100 M Gaya Dada.

Queenara Kayla Priandra (X.6)

   * Juara 2 (4 Nomor): 50 M Gaya Punggung, 50 M Gaya Bebas, 100 M Gaya Bebas, Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

Madyana Eky Erlinda (X.9)

   * Juara 2 (3 Nomor): 50 M Gaya Dada, 50 M Gaya Kupu-kupu, Estafet Mix 4x50 M Gaya Bebas.

   * Juara 3 (2 Nomor): 100 M Gaya Dada, 50 M Gaya Punggung.

Share:

SMAN 1 KENCONG GELAR AKSI BERSIH SERENTAK SAMBUT HUT RI KE-81, PERKUAT SINERGI WARGA SEKOLAH

KENCONG — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMAN 1 Kencong menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sekolah secara serentak, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari program rutin sekolah, yakni JUM’AT SEGAR (Jumat Sehat dan Bugar), yang kali ini dikemas secara spesial dengan semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Pagi itu, area sekolah tampak semarak dengan keterlibatan seluruh keluarga besar SMAN 1 Kencong. Jika biasanya Jumat Segar didominasi oleh senam seluruh warga sekolah, edisi kali ini menghadirkan suasana berbeda dengan penampilan senam khusus dari Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan SMAN 1 Kencong. Kehadiran dan antusiasme para ibu-ibu dalam berolahraga menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk memulai aktivitas dengan energi positif.


Usai kegiatan olahraga, fokus beralih pada aksi bersih-bersih kelas yang melibatkan seluruh siswa dengan pendampingan intensif dari wali kelas dan guru pendamping. Tidak sekadar membersihkan, aksi ini dikompetisikan melalui Lomba Kelas Bersih yang akan dinilai oleh tim juri secara berkala.

Salah satu guru menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) siswa terhadap lingkungan belajarnya. "Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem kelas yang bersih, indah, aman, dan nyaman. Dengan lingkungan yang kondusif, proses belajar-mengajar tentu akan jauh lebih optimal," ujarnya di sela-sela peninjauan kebersihan kelas.


Tim juri yang terdiri dari perwakilan guru dan staf sekolah telah menetapkan kriteria penilaian yang ketat, mulai dari kerapian penataan ruang, kebersihan area meja dan kursi, hingga pengelolaan sampah di dalam kelas. Penilaian yang dilakukan secara berkala ini diharapkan mampu menjaga konsistensi siswa dalam merawat fasilitas kelas sepanjang tahun, bukan hanya saat perlombaan berlangsung.

Aksi serentak ini tidak hanya menjadi simbol kebersihan fisik, tetapi juga refleksi dari nilai perjuangan dan gotong royong dalam menyongsong HUT RI ke-81. Dengan mengintegrasikan program Jumat Segar dengan aksi bersih lingkungan yang terstruktur, SMAN 1 Kencong berharap dapat menanamkan pola hidup sehat sekaligus karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.


Melalui sinergi antara siswa, wali kelas, guru pendamping, dan dukungan penuh dari Dharma Wanita Persatuan, SMAN 1 Kencong optimis mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik kebersihan dan kesehatan di tingkat regional.



Share:

TEGASKAN PENTINGNYA KEDISIPLINAN, SMAN 1 KENCONG GELAR UPACARA BENDERA

KENCONG — Menyongsong pekan baru dengan semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang tinggi, SMAN 1 Kencong kembali melaksanakan agenda rutinitas mingguan berupa upacara pengibaran bendera merah putih. Kegiatan sakral yang dilangsungkan di lapangan utama sekolah ini diikuti dengan penuh kekhidmatan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik pada Senin (10/8/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara pada kesempatan kali ini adalah Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. Kehadiran beliau di tengah barisan peserta upacara memberikan energi positif tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan tata protokol yang berlaku. Pasukan pengibar bendera sekolah sukses menjalankan tugasnya dengan langkah tegap dan presisi saat mengibarkan sang saka merah putih, diiringi oleh alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta upacara. Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh peserta menundukkan pandangan sejenak untuk mengikuti prosesi mengheningkan cipta, mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa.


Dalam amanatnya yang disampaikan di hadapan seluruh peserta upacara, Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. memusatkan perhatian penuh pada nilai-nilai fundamental yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap pelajar, yakni kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Beliau menggarisbawahi bahwa kedisiplinan bukanlah sebuah bentuk hukuman atau kekangan, melainkan sebuah kebutuhan dasar serta investasi jangka panjang bagi masa depan setiap individu.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa tanggung jawab merupakan cerminan dari kematangan mental seorang siswa. Tanggung jawab tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari di sekolah, mulai dari ketepatan waktu hadir di gerbang sekolah, ketaatan terhadap tata tertib berpakaian, keseriusan dalam mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar di dalam kelas, hingga kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban fasilitas umum milik bersama.


Pihak sekolah menilai bahwa penanaman nilai kedisiplinan dan tanggung jawab ini sangat krusial untuk terus digaungkan secara berkala. Di tengah dinamika era modern yang serba cepat dan penuh distraksi, pembentukan karakter luhur melalui pembiasaan upacara bendera diharapkan mampu membentengi para siswa dari pengaruh negatif serta membentuk mentalitas generasi muda yang tangguh, tanggap, dan berintegritas tinggi.

Pelaksanaan upacara bendera di SMAN 1 Kencong ini tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas administratif seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi institusi sekolah untuk merawat semangat kebangsaan, memupuk rasa cinta tanah air, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah.


Melalui penyampaian amanat yang sarat akan nilai moral dan kedisiplinan oleh Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd., SMAN 1 Kencong optimis dapat terus mencetak lulusan-lulusan yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara intelektual di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur, patuh pada aturan, serta siap mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin masa depan bangsa.

Share:

Kisah Katak Tuli Warnai Amanat Upacara di SMAN 1 Kencong, Ajarkan Siswa Tak Gentar Mengejar Mimpi

Jember — Senin pagi tidak sekadar menjadi rutinitas upacara bagi keluarga besar SMAN 1 Kencong. Di balik barisan yang tertib dan prosesi pengibaran bendera, terselip pesan tentang keberanian mengejar mimpi, keteguhan menghadapi tantangan, serta pentingnya tidak membiarkan suara-suara negatif menghentikan langkah.

Pesan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Kencong, BpkAndri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., saat bertindak sebagai pembina upacara bendera pada Senin, 3 Agustus 2026.

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap Senin pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di halaman SMAN 1 Kencong. Dalam amanatnya, Bpk. Andri menyampaikan sebuah kisah inspiratif tentang sekelompok katak yang berlomba mencapai puncak sebuah pohon.

Kisah tersebut bermula ketika sejumlah katak mengikuti perlombaan untuk mencapai puncak. Tantangannya tidak mudah. Di bawah, suara penonton justru dipenuhi teriakan yang meragukan kemampuan para peserta. Mereka meneriakkan bahwa tujuan yang hendak dicapai terlalu tinggi dan mustahil untuk ditaklukkan.

Satu per satu katak mulai kehilangan semangat. Sebagian menyerah setelah merasa lelah, sementara yang lainnya terpengaruh oleh suara-suara yang terus melemahkan keyakinan mereka. Hingga akhirnya hanya tersisa satu katak yang terus bergerak menuju puncak.

Tak terpengaruh oleh situasi di sekelilingnya, katak tersebut terus memanjat. Perlahan tetapi pasti, ia akhirnya berhasil mencapai puncak dan menjadi satu-satunya peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan.

Yang membuat kisah tersebut semakin menarik, ternyata katak yang berhasil mencapai puncak itu adalah seekor katak tuli. Karena tidak dapat mendengar teriakan negatif dari penonton, ia justru mengira suara-suara tersebut sebagai sorakan dukungan dan penyemangat.

Kisah sederhana itu kemudian menjadi refleksi bagi para peserta upacara.

Menurut Andri, perjalanan menuju keberhasilan sering kali tidak selalu mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. Ada kalanya seseorang harus berhadapan dengan keraguan, kritik, bahkan perkataan yang dapat melemahkan semangat.

Namun, hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya tidak mudah terpengaruh oleh ejekan dan perkataan yang meremehkan kemampuan, tetap fokus terhadap tujuan, serta menjaga pikiran positif ketika menghadapi berbagai hambatan.

Bagi para pelajar, pesan tersebut menjadi relevan dalam menghadapi perjalanan pendidikan. Setiap siswa memiliki kemampuan dan cita-cita yang berbeda. Karena itu, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh ketekunan, keberanian, dan kemampuan mempertahankan semangat ketika menghadapi kegagalan.

Kisah katak tuli tersebut juga mengajarkan bahwa cara seseorang memandang sebuah keadaan dapat memengaruhi langkah yang diambil. Suara yang bagi sebagian orang menjadi tekanan, dapat dimaknai sebagai energi untuk terus bergerak maju.

Melalui amanat tersebut, upacara bendera di SMAN 1 Kencong kembali menjadi ruang pendidikan karakter yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pesan-pesan moral yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi tantangan di sekolah maupun kehidupan di masa mendatang.

Bagi keluarga besar SMAN 1 Kencong, pendidikan bukan hanya tentang bagaimana siswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga bagaimana mereka dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, percaya diri, pantang menyerah, dan mampu menentukan arah masa depannya.

Seperti katak yang akhirnya mencapai puncak karena terus melangkah, para siswa pun diingatkan untuk tidak membiarkan keraguan orang lain menentukan batas kemampuan mereka.

Sebab, terkadang yang paling menentukan keberhasilan bukan seberapa keras suara yang mengatakan “kamu tidak bisa”, melainkan seberapa kuat seseorang meyakini bahwa ia mampu terus mencoba dan mencapai tujuan.


Repoeter : Cak Narto

 

Share:

Peringati Hari Pendidikan Nasional, SMAN 1 Kencong Gelar Upacara Khidmat

Kencong — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, SMAN 1 Kencong menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman sekolah, pada hari Senin, 4 Mei 2026.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Kencong menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama dalam membangun masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, pembina upacara mengajak seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta menanamkan karakter yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.


“Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, dimulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga doa penutup.


Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar dan dedikasi dalam dunia pendidikan terus tumbuh di lingkungan SMAN 1 Kencong, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam mencetak generasi unggul bagi masa depan Indonesia.

 

Penulis : Cak Narto

Share:

Perkuat Pemahaman SPMB 2026, Rayon IV Cabdin Wilayah Jember Gelar Sosialisasi

Kencong — Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember melalui Rayon IV menggelar kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh satuan pendidikan tingkat SMA/SMK serta SMP/MTs.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di SMAN 1 Kencong ini dihadiri oleh kepala sekolah dan operator dari tujuh SMA dan SMK negeri anggota Rayon IV, yakni SMAN 1 Kencong, SMAN Umbulsari, SMAN 1 Tanggul, SMAN 2 Tanggul, SMKN 6 Jember, SMKN 7 Jember, dan SMKN 8 Jember. Selain itu, turut hadir pula perwakilan kepala sekolah dan operator dari 25 SMP dan MTs yang berasal dari wilayah Gumukmas, Umbulsari, Kencong, Sumberbaru, Tanggul, dan Jombang.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari pihak penyelenggara. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman yang komprehensif terkait pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Memasuki inti acara, peserta mendapatkan pemaparan materi sosialisasi yang mencakup mekanisme pelaksanaan SPMB, jalur penerimaan peserta didik baru, persyaratan, hingga teknis pendaftaran. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam memberikan informasi yang tepat dan jelas kepada masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi pemaparan materi dan diskusi yang berjalan interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan guna memastikan pemahaman yang utuh terkait prosedur SPMB tahun 2026.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan pemutaran video profil sekolah dari masing-masing SMA dan SMK anggota Rayon IV. Kegiatan ini menjadi sarana promosi sekaligus memperkenalkan program unggulan, fasilitas, serta potensi yang dimiliki masing-masing sekolah kepada peserta yang hadir.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan SPMB 2026, sehingga mampu memberikan informasi yang akurat kepada calon peserta didik dan masyarakat luas.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar proses penerimaan peserta didik baru tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Penulis : Cak Narto

Share:

Semangat Kartini Menggema di SMAN 1 Kencong

Jember
— Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan oleh keluarga besar SMAN 1 Kencong dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif digelar untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kesetaraan, serta kepedulian sosial kepada para siswa.

Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta didik dan guru mengikuti upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan oleh generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan. Nilai-nilai perjuangan, seperti keberanian, kemandirian, serta semangat untuk terus belajar, dinilai relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Tak hanya bersifat seremonial, peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Kencong juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah pemilihan Duta Kartini yang diikuti oleh para siswi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa putri untuk menunjukkan potensi diri, kepercayaan diri, serta wawasan kebangsaan.

Selain itu, siswa putra turut ambil bagian dalam lomba melipat baju. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di balik keseruannya, lomba tersebut mengandung pesan penting tentang kesetaraan peran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan remaja, pihak sekolah juga membagikan tablet penambah darah kepada para siswi. Program ini bertujuan untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Kencong tidak hanya memperingati Hari Kartini sebagai agenda tahunan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata siswa.

Dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang terus hidup, diharapkan generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Cak Narto

Share:

Jelajah Kampus dan Budaya, Siswa SMAN 1 Kencong Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Sebanyak 325 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kencong mengikuti kegiatan SMAN 1 Kencong Campus and Culture Expedition 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan pendidikan tinggi sekaligus pengalaman budaya di luar daerah.

Suasana penuh semangat tampak menyelimuti keberangkatan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kencong dalam program tahunan bertajuk Campus and Culture Expedition 2026. Didampingi oleh 52 guru pendamping, para siswa memulai perjalanan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga eksplorasi budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi dan kedinasan ternama, yakni Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Akademi Kepolisian di Semarang, serta Akademi Militer di Magelang.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai kehidupan perkuliahan, fasilitas kampus, hingga peluang karier di masa depan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga tur lingkungan kampus.

Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperluas wawasan kebudayaan siswa. Para peserta diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata dan budaya di wilayah Semarang dan Yogyakarta.

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta memperkuat rasa nasionalisme generasi muda.

Kepala SMA Negeri 1 Kencong dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang dunia perguruan tinggi dan kehidupan di luar sekolah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara kunjungan kampus dan eksplorasi budaya menjadi nilai lebih dari kegiatan ini.
“Kami tidak hanya ingin siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru pendamping menyebutkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengenal dunia pendidikan tinggi secara langsung.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan rekreasi, kegiatan Campus and Culture Expedition 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun motivasi siswa untuk terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. SMA Negeri 1 Kencong terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Share:

Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kebersamaan - Upacara dan Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Masuk di SMAN 1 Kencong

Kencong - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti lingkungan SMAN 1 Kencong pada Senin, 30 Maret 2026. Setelah melewati libur panjang Hari Raya Idulfitri, seluruh warga sekolah kembali memulai aktivitas dengan nuansa kebersamaan yang kental.
Hari pertama masuk sekolah tidak hanya dimaknai sebagai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.
Sejak pagi hari, ratusan siswa tampak memadati halaman sekolah untuk mengikuti upacara pengibaran bendera. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, kepala sekolah mengajak seluruh siswa untuk kembali menumbuhkan semangat belajar serta menjaga kedisiplinan setelah menjalani bulan Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bulan suci.
“Setelah Ramadan, kita kembali ke sekolah dengan hati yang bersih. Mari kita mulai kembali dengan semangat baru, menjaga kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar kepala sekolah dalam amanatnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan karakter yang baik.
Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kehangatan. Tradisi halal bihalal pun digelar sebagai bagian dari budaya saling memaafkan pasca-Idulfitri.
Satu per satu siswa bersalaman dengan para guru dan tenaga kependidikan. Senyum, sapaan hangat, serta ucapan maaf dan saling memaafkan menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa di lingkungan sekolah.
Momen ini menjadi salah satu tradisi yang dinantikan, karena tidak hanya mempererat hubungan antara siswa dan guru, tetapi juga menumbuhkan nilai saling menghargai dan menghormati.
Bagi para siswa, kegiatan halal bihalal menjadi pengalaman berharga yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi awal yang positif dalam membangun kembali ritme pembelajaran sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan SMAN 1 Kencong.
Dengan semangat baru pasca-Idulfitri, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan lebih optimal, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang lebih baik. 
Share:

Luar Biasa! Siswa SMAN 1 Kencong tembus PTN, Kedinasan, dan Kampus Tiongkok

Kencong – SMAN 1 Kencong kembali membuktikan eksistensinya sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Jember. Di tahun 2025 ini, sebanyak 62 siswa-siswi berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Tidak hanya itu, sebanyak 5 siswa lainnya mencetak prestasi luar biasa dengan diterima di perguruan tinggi bergengsi di Tiongkok melalui program beasiswa internasional.

Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa tersebut. “Ini adalah buah dari kerja keras para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Kami selalu berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik dan menanamkan semangat juang yang tinggi kepada siswa-siswi kami,” ujarnya.

Dari 62 siswa yang lolos SNBT, sebagian besar diterima di kampus-kampus ternama seperti Universitas Negeri Jember (UNEJ), Politeknik Negri Jember, Universitas Negeri Surabaya, (UNESA), Universitas Brawijaya, (UB), Universitas Udayana Denpasara, dan Isi Surakarta. Mereka tersebar di berbagai jurusan bergengsi, mulai dari keperawanan, teknik, psikologi, hingga ilmu sosial. Dan salah satu siswi terbaik SMAN 1 Kencong juga berhasil lolos pada Seleksi di Perguruan Tinggi Kedinasan. Adelia Zuhrifa Ajani berhasil menyisihkan ribuan peserta seleksi untuk bisa masuk pada Jurusan Kedokteran Militer di Universitas Pertahanan Indonesia.

Sementara itu, 5 siswa yang diterima di perguruan tinggi di Tiongkok mendapatkan beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan biaya hidup. Mereka akan menempuh pendidikan di universitas-universitas terkemuka seperti Anhui University of Technology dan Fujian University

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bpk. Imam Wismantoro, S.Pd., M.Pd., keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan pihak sekolah sejak awal kelas XII. “Kami menyediakan bimbingan belajar, tryout berkala, motivasi dari alumni, serta layanan konsultasi karier. Kami juga menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi dan mitra beasiswa luar negeri,” jelasnya.

Prestasi ini memperkuat citra SMAN 1 Kencong sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif mendorong siswa untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Dengan semangat SMAN 1 Kencong mencetak calon pemimpin masa depan, sekolah ini terus menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di kancah global.
Share:

Prestasi Membanggakan, 5 Siswi SMAN 1 Kencong Harumkan Nama Indonesia di SEAMEO Science Olympiad 2025

Penang, Malaysia — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang SEAMEO Science Olympiad (SEASO) ke-3 yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, tgl 19-23 Mei 2025, tim delegasi dari Jawa Timur sukses mengukir prestasi gemilang. Salah satu sekolah yang turut mengharumkan nama bangsa adalah SMAN 1 Kencong, yang mengirimkan lima siswi terbaiknya, Keisha Alayna Zahra dari kelas XI.5; Ashilla Maiza Raditya Rianto dari kelas XI.2; Grasella Natasya Paulina dari kelas XI.2; Arthalita Cantika Kirana Yansa dari kelas XI.1; dan Ana Dahlia Maulida dari kelas XI.4, untuk bergabung bersama 20 sekolah lain se-Jawa Timur mewakili Indonesia. 

Dalam kompetisi yang mempertemu dikan pelajar-pelajar berbakat dari berbagai negara di Asia Tenggara ini, tim gabungan dari Jawa Timur terbagi menjadi 12 tim lintas sekolah. Kompetisi ini tidak hanya menguji kecakapan akademik di bidang sains, tetapi juga kemampuan kolaborasi dan problem solving lintas budaya.

Salah satu kebanggaan datang dari Grasella, siswi SMAN 1 Kencong, yang tergabung dalam tim vokasional. Bersama rekan-rekannya, Grasella berhasil meraih Silver Medal pada Vocational Category, sekaligus menyabet penghargaan Best Completer, yang diberikan kepada peserta dengan kontribusi optimal dalam tim.

Tak kalah membanggakan, empat siswi SMAN 1 Kencong lainnya yang tergabung dalam tim berbeda juga mendapatkan penghargaan Best Completer. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas tantangan ilmiah yang diberikan dalam ajang tersebut.

Pembina dari SMAN 1 Kencong, dalam pernyataannya, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa para siswi. "Ini adalah bukti bahwa pelajar dari daerah pun mampu bersaing di level internasional. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat belajar mereka," ujarnya.

Ajang SEAMEO Science Olympiad menjadi momen penting dalam mengasah potensi pelajar di bidang sains sekaligus memperluas wawasan global melalui kerja sama lintas negara. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Indonesia untuk terus berprestasi dan percaya diri menembus batas dunia.

Share:

Video kami

Hari Kesaktian Pancasila

Pengunjung

Terpopuler

Powered by Blogger.

Ads block

Banner 728x90px

Cari di Blog

Kategori

Berita Terkini

6-latest-350px-course