Showing posts with label program. Show all posts
Showing posts with label program. Show all posts

SMAN 1 KENCONG UKIR PRESTASI NASIONAL, RAIH PERINGKAT KETIGA DI AJANG KPP MINING YOUTH IN ACTION 2

JAKARTA — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh institusi pendidikan daerah di kancah nasional. SMAN 1 Kencong sukses mengharumkan nama sekolah setelah dinobatkan sebagai peraih Predikat Terbaik ke-3 dalam ajang bergengsi KPP MINING Youth in Action (YIA) 2, sebuah program nasional yang diselenggarakan oleh KPP Mining, member of Astra.

Puncak apresiasi yang tertuang dalam acara Awarding Day tersebut diselenggarakan di Gedung Pamapersada Nusantara, Jakarta Timur, pada 26 hingga 29 Agustus 2026. Di tengah ketatnya persaingan dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah di seluruh penjuru tanah air, delegasi SMAN 1 Kencong membuktikan kapasitasnya melalui proyek sosial unggulan bertajuk "Transformasi Gizi Sehat dan Zero Food Waste melalui Model Kantin SANTIKA (Sehat, Anti Sisa dan Konsumsi Berkelanjutan)".

Acara penganugerahan tingkat nasional ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Pembangunan Manusia Kementerian PPN/Bappenas, Bapak Pungkas Bahjuri Ali, S.Tp., M.S., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.


Kemeriahan acara turut dihadiri oleh Presiden Direktur PT KPP Mining, Bapak Wahyu Widaryanto. Dalam pidatonya, beliau menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap pemberdayaan generasi muda agar senantiasa melahirkan inovasi solutif bagi permasalahan di lingkungan sekitar. Dukungan senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Kemendikdasmen, Ibu Dr. Rita Pranawati, S.S., M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam merancang setiap proyek inovatif pelajar.

Keberhasilan SMAN 1 Kencong merangsek ke jajaran tiga besar nasional tidak lepas dari keunggulan konsep Kantin SANTIKA. Proyek sosial ini dinilai berhasil menjawab dua isu krusial sekaligus, yakni peningkatan kualitas gizi sehat bagi pelajar dan mitigasi limbah makanan (zero food waste) melalui pendekatan konsumsi yang berkelanjutan. Model kantin ini mengintegrasikan edukasi ekologis langsung ke dalam ekosistem harian sekolah.


Perolehan predikat terbaik ketiga ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan dan daya kritis siswa di SMAN 1 Kencong mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional. Pihak sekolah berharap pencapaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Share:

Semangat Kemerdekaan ke-81 Menggema di SMAN 1 Kencong

Kencong - Deretan siswa berdiri rapi di lapangan upacara SMAN 1 Kencong. Di hadapan mereka, Sang Merah Putih perlahan dikibarkan, sementara lagu kebangsaan menggema di antara barisan peserta upacara. Pagi itu, suasana sekolah sejenak membawa seluruh warga SMAN 1 Kencong pada satu kesadaran, kemerdekaan yang dinikmati hari ini memiliki sejarah panjang dan perjuangan yang tidak ringan.

Momen tersebut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di lapangan upacara SMAN 1 Kencong.

Bagi para siswa, upacara kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan. Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali melihat arti perjuangan dari sudut pandang generasi yang hidup dalam suasana merdeka.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Dian Farida Pramanasari, S.Pd., selaku Wakil Kepala SMAN 1 Kencong Bidang Humas. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta untuk tidak memandang kemerdekaan hanya sebagai sejarah yang diperingati setiap tahun.

Kemerdekaan, menurutnya, harus diisi dengan hal-hal yang memberikan manfaat bagi bangsa. Bagi seorang pelajar, perjuangan itu dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam belajar, membangun prestasi, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Pesan tersebut terasa dekat dengan kehidupan para siswa. Mereka memang tidak mengalami perjuangan fisik sebagaimana generasi terdahulu. Namun, mereka memiliki medan perjuangan yang berbeda: ruang kelas, lingkungan pergaulan, perkembangan teknologi, tantangan zaman, dan tanggung jawab untuk menentukan masa depan bangsa.

Di lapangan upacara, kibaran Merah Putih seolah menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki tugasnya masing-masing. Jika generasi terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk merawat kemerdekaan dan mengisinya dengan karya. Pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk menjalankan tanggung jawab tersebut.

Di SMAN 1 Kencong, semangat itu terus ditanamkan melalui berbagai aktivitas pendidikan dan pembentukan karakter. Para siswa tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga dibiasakan memiliki disiplin, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.


Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya bukan hanya tentang angka yang bertambah dari tahun ke tahun. Ada refleksi tentang perjalanan bangsa dan pertanyaan sederhana yang perlu dijawab oleh setiap generasi, apa yang akan kita lakukan dengan kemerdekaan yang telah diwariskan kepada kita?

Bagi siswa SMAN 1 Kencong, jawabannya mungkin dimulai dari hal-hal sederhana, datang ke sekolah dengan semangat, belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga persahabatan, menghargai perbedaan, berani bermimpi, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Terkadang, ia dimulai dari seorang siswa yang memilih untuk tetap belajar ketika menghadapi kesulitan. Dari seorang anak muda yang memilih menjaga persatuan ketika perbedaan muncul. Atau dari generasi yang memilih menggunakan pengetahuan dan teknologi untuk berkarya, bukan sekadar menjadi penonton perubahan.

Upacara di SMAN 1 Kencong pun berakhir. Barisan mulai dibubarkan, para siswa kembali ke aktivitas masing-masing. Namun pesan tentang kemerdekaan diharapkan tidak ikut berakhir ketika lapangan kembali sepi.

Merah Putih telah berkibar. Perjuangan telah diwariskan. Kini, giliran generasi muda menentukan bagaimana cerita Indonesia berikutnya akan ditulis.

SMAN 1 Kencong, dari ruang pendidikan, menyiapkan generasi yang tidak hanya menikmati kemerdekaan, tetapi juga siap mengisinya dengan karya.

Share:

TEGASKAN PENTINGNYA KEDISIPLINAN, SMAN 1 KENCONG GELAR UPACARA BENDERA

KENCONG — Menyongsong pekan baru dengan semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang tinggi, SMAN 1 Kencong kembali melaksanakan agenda rutinitas mingguan berupa upacara pengibaran bendera merah putih. Kegiatan sakral yang dilangsungkan di lapangan utama sekolah ini diikuti dengan penuh kekhidmatan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik pada Senin (10/8/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara pada kesempatan kali ini adalah Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. Kehadiran beliau di tengah barisan peserta upacara memberikan energi positif tersendiri bagi seluruh warga sekolah.

Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan tata protokol yang berlaku. Pasukan pengibar bendera sekolah sukses menjalankan tugasnya dengan langkah tegap dan presisi saat mengibarkan sang saka merah putih, diiringi oleh alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara serentak oleh seluruh peserta upacara. Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh peserta menundukkan pandangan sejenak untuk mengikuti prosesi mengheningkan cipta, mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa.


Dalam amanatnya yang disampaikan di hadapan seluruh peserta upacara, Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd. memusatkan perhatian penuh pada nilai-nilai fundamental yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap pelajar, yakni kedisiplinan dan rasa tanggung jawab. Beliau menggarisbawahi bahwa kedisiplinan bukanlah sebuah bentuk hukuman atau kekangan, melainkan sebuah kebutuhan dasar serta investasi jangka panjang bagi masa depan setiap individu.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa tanggung jawab merupakan cerminan dari kematangan mental seorang siswa. Tanggung jawab tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari di sekolah, mulai dari ketepatan waktu hadir di gerbang sekolah, ketaatan terhadap tata tertib berpakaian, keseriusan dalam mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar di dalam kelas, hingga kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban fasilitas umum milik bersama.


Pihak sekolah menilai bahwa penanaman nilai kedisiplinan dan tanggung jawab ini sangat krusial untuk terus digaungkan secara berkala. Di tengah dinamika era modern yang serba cepat dan penuh distraksi, pembentukan karakter luhur melalui pembiasaan upacara bendera diharapkan mampu membentengi para siswa dari pengaruh negatif serta membentuk mentalitas generasi muda yang tangguh, tanggap, dan berintegritas tinggi.

Pelaksanaan upacara bendera di SMAN 1 Kencong ini tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas administratif seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi institusi sekolah untuk merawat semangat kebangsaan, memupuk rasa cinta tanah air, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah.


Melalui penyampaian amanat yang sarat akan nilai moral dan kedisiplinan oleh Bapak Ahmad Marzuk, M.Pd., SMAN 1 Kencong optimis dapat terus mencetak lulusan-lulusan yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara intelektual di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang luhur, patuh pada aturan, serta siap mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin masa depan bangsa.

Share:

SEMARAK JUMAT SEGAR SMAN 1 KENCONG: WUJUDKAN WARGA SEKOLAH BUGAR DAN PEDULI BUMI

KENCONG — SMAN 1 Kencong kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan fisik dan kelestarian lingkungan. Hal ini dibuktikan melalui konsistensi pelaksanaan program unggulan bertajuk JUMAT SEGAR (Jumat Sehat dan Bugar) yang rutin digelar setiap hari Jumat di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh keluarga besar SMAN 1 Kencong, mulai dari jajaran dewan guru, staf tenaga kependidikan, hingga ratusan siswa, ini dipusatkan di halaman utama sekolah pada Jumat pagi (7/8). Suasana penuh semangat tampak jelas tatkala seluruh peserta dengan antusias mengikuti rangkaian senam bersama yang dipandu oleh salah satu guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Kepala SMAN 1 Kencong menjelaskan bahwa program Jumat Segar dirancang bukan sekadar agenda rutin pelemas otot semata. Lebih dari itu, program ini memuat dua misi besar yang sejalan dengan tantangan zaman saat ini: peningkatan indeks kesehatan jasmani dan kampanye penghematan energi serta bahan bakar minyak (BBM).

Melalui senam bersama di sekolah, sekolah ingin mengajak seluruh warga sekolah untuk membudayakan pola hidup sehat. Di sisi lain, kegiatan berkumpul dan beraktivitas di lingkungan sekolah ini juga menjadi bentuk aksi nyata mendukung program hemat energi dan pengurangan emisi kendaraan.


Keutamaan dari program Jumat Segar terletak pada integrasi nilai-nilai kebugaran jasmani dan kepedulian ekologis. Di tengah kesibukan rutinitas belajar-mengajar selama sepekan penuh, aktivitas fisik di luar ruangan terbukti efektif memulihkan kebugaran mental dan fisik para siswa.

Selain itu, aspek hemat energi dan BBM yang diusung dalam program ini diterjemahkan melalui pembiasaan cerdas energi di area sekolah. Seluruh warga sekolah diajak untuk meminimalkan penggunaan perangkat elektronik di kelas saat kegiatan berlangsung, serta menekan mobilitas kendaraan pribadi guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau dan ramah lingkungan (green school).


Sejumlah siswa mengaku menyambut antusias program ini. Selain menjadi sarana melepas penat dari pelajaran di dalam kelas, kegiatan ini juga memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antarangkatan.

Dengan konsistensi pelaksanaan program Jumat Segar, SMAN 1 Kencong optimis dapat terus melahirkan bibit-bibit generasi bangsa yang prima secara fisik, tanggap terhadap isu lingkungan, serta siap menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat luas.

Share:

Semangat Kartini Menggema di SMAN 1 Kencong

Jember
— Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan oleh keluarga besar SMAN 1 Kencong dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif digelar untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kesetaraan, serta kepedulian sosial kepada para siswa.

Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta didik dan guru mengikuti upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan oleh generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan. Nilai-nilai perjuangan, seperti keberanian, kemandirian, serta semangat untuk terus belajar, dinilai relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Tak hanya bersifat seremonial, peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Kencong juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah pemilihan Duta Kartini yang diikuti oleh para siswi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa putri untuk menunjukkan potensi diri, kepercayaan diri, serta wawasan kebangsaan.

Selain itu, siswa putra turut ambil bagian dalam lomba melipat baju. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di balik keseruannya, lomba tersebut mengandung pesan penting tentang kesetaraan peran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan remaja, pihak sekolah juga membagikan tablet penambah darah kepada para siswi. Program ini bertujuan untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Kencong tidak hanya memperingati Hari Kartini sebagai agenda tahunan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata siswa.

Dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang terus hidup, diharapkan generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Cak Narto

Share:

Jelajah Kampus dan Budaya, Siswa SMAN 1 Kencong Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Sebanyak 325 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kencong mengikuti kegiatan SMAN 1 Kencong Campus and Culture Expedition 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan pendidikan tinggi sekaligus pengalaman budaya di luar daerah.

Suasana penuh semangat tampak menyelimuti keberangkatan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kencong dalam program tahunan bertajuk Campus and Culture Expedition 2026. Didampingi oleh 52 guru pendamping, para siswa memulai perjalanan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga eksplorasi budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi dan kedinasan ternama, yakni Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Akademi Kepolisian di Semarang, serta Akademi Militer di Magelang.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai kehidupan perkuliahan, fasilitas kampus, hingga peluang karier di masa depan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga tur lingkungan kampus.

Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperluas wawasan kebudayaan siswa. Para peserta diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata dan budaya di wilayah Semarang dan Yogyakarta.

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta memperkuat rasa nasionalisme generasi muda.

Kepala SMA Negeri 1 Kencong dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang dunia perguruan tinggi dan kehidupan di luar sekolah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara kunjungan kampus dan eksplorasi budaya menjadi nilai lebih dari kegiatan ini.
“Kami tidak hanya ingin siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru pendamping menyebutkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengenal dunia pendidikan tinggi secara langsung.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan rekreasi, kegiatan Campus and Culture Expedition 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun motivasi siswa untuk terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. SMA Negeri 1 Kencong terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Share:

Siapkah Kalian Menuju SNPMB 2026?

Menjelang berakhirnya semester ganjil, para siswa kelas XII mulai bersiap menghadapi salah satu momen penting dalam hidup mereka: Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Tahun ini, seperti biasa, terdapat tiga jalur utama yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri yang diatur oleh masing-masing kampus.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, SNBP 2026 akan dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan masa sanggah hingga 15 Januari 2026, dan registrasi akun SNPMB pada 12 Januari–18 Februari 2026. Pendaftaran jalur prestasi ini berlangsung 3–18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret 2026.

Yang menarik, SNBP tahun ini membawa aturan baru, di mana nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penilaian. Kebijakan ini diharapkan bisa menciptakan proses seleksi yang lebih objektif dan merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bagi siswa yang belum berkesempatan melalui jalur prestasi, masih ada SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Jalur ini menilai kemampuan akademik siswa melalui tes terstandar yang diatur oleh panitia pusat. Pendaftaran SNBT biasanya dibuka pada bulan April, dengan pelaksanaan tes pada Mei hingga Juni.

Tak hanya itu, setiap perguruan tinggi negeri juga memiliki Jalur Mandiri, yang memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar langsung melalui mekanisme seleksi khusus di kampus tujuan. Jalur ini umumnya menggunakan kombinasi antara nilai ujian, portofolio, atau hasil tes kampus.

Kepala SMA Negeri [Nama Sekolah], [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk menggapai cita-citanya. “Yang terpenting, siswa harus mengenali potensi diri dan menyiapkan strategi sejak dini,” ujarnya.

Dengan memahami ketiga jalur seleksi ini, diharapkan para siswa dapat memilih dengan bijak dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan menuju kampus impian terbuka lebar — tinggal seberapa siap kamu melangkah!

Share:

SMAN 1 Kencong Gelar Parenting, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

SMAN 1 Kencong pada Kamis, 25 September 2025 menyelenggarakan kegiatan Parenting yang diikuti oleh seluruh orang tua murid kelas X, XI, dan XII. Acara ini digelar di aula Gajahmada Lantai 2 SMAN 1 Kencong dengan tujuan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

Kegiatan Parenting dibagi dalam tiga sesi, yaitu : Sesi I diikuti oleh orang tua murid kelas X pada pukul 08.30–10.00 WIB dengan tema “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi II diikuti oleh orang tua murid kelas XI pada pukul 10.30–12.00 WIB dengan tema yang sama, yaitu “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi III diikuti oleh orang tua murid kelas XII pada pukul 13.00–14.30 WIB dengan tema “Menyamakan Langkah dalam Menghadapi Tes Kompetensi Akademik”.


Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.

“Sekolah dan orang tua harus sejalan dalam membentuk karakter anak. Dengan sinergi yang baik, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Ketua Komite Sekolah, Bapak H. Sunarto, S.P., turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Parenting menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan visi,” ungkap perwakilan Komite Sekolah.


Kegiatan Parenting ini juga menghadirkan materi seputar penguatan pendidikan karakter serta strategi mendampingi anak menjelang ujian kompetensi. Dengan adanya kegiatan ini, Sekolah X berharap komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa semakin terjalin erat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.



Share:

IHT SMAN 1 Kencong menghadirkan Pakar Pendidikan dari SEAMEO RECSAM

Kencong, 19 Juni 2025 – SMAN 1 Kencong menjadi tuan rumah pelaksanaan International Workshop bertajuk "Deep Learning Curriculum for Mindful Learning, Meaningful Learning, and Joyful Learning", sebuah program kolaborasi strategis antara Indonesia dan Malaysia melalui In Country Course 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Gajah Mada, Lantai 2 SMAN 1 Kencong, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan menghadirkan sejumlah narasumber internasional dan nasional.

Workshop ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SMAN 1 Kencong serta GTK dari SMAN Umbulsari dan SMAN Balung. Mereka berkumpul untuk mendalami dan mendiskusikan kurikulum pembelajaran mendalam yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademis, tetapi juga memperhatikan aspek kesadaran emosional, keterlibatan bermakna, dan kegembiraan dalam belajar.

Turut hadir dan memberikan sambutan pembukaan, Pengawas Bina SMA, Bapak Iswanto, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan mutu pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama dari SEAMEO RECSAM (Southeast Asian Ministers of Education Organization – Regional Centre for Education in Science and Mathematics) Dr. Bala Murali Tanimale, seorang pakar sains yang telah lama aktif dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru di kawasan Asia Tenggara serta Dr. Sayyed Yusoff bin Syed Hussein, Deputi Direktur Bidang Pelatihan dan Penelitian SEAMEO RECSAM, yang menyampaikan materi tentang integrasi pendekatan Deep learning Curricuum dalam pembelajaran.

Melalui sesi presentasi, diskusi kelompok, dan refleksi, peserta workshop tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga pengalaman praktis untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Para guru diajak untuk mendesain pembelajaran yang tidak hanya fokus pada konten, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Kepala SMAN 1 Kencong, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasional ini. "Ini adalah momentum penting bagi sekolah kami dan sekolah-sekolah sekitar untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Workshop ditutup dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut, di mana para peserta merancang strategi penerapan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam kurikulum sekolah masing-masing. Suasana keakraban, semangat kolaboratif, dan optimisme tinggi tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir acara.

Kegiatan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya transformasi pendidikan di wilayah Jember, serta menandai komitmen bersama antara Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran di kawasan Asia Tenggara.

Share:

Sosialisasi Peluang Berkarir ke Jepang bagi Alumni SMAN 1 Kencong Tahun 2025

Kencong – SMAN 1 Kencong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan para lulusannya dengan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Peluang Berkarir ke Jepang” yang ditujukan khusus bagi alumni tahun 2025 yang telah dinyatakan lulus namun tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di Meeting Room Aula Gajah Mada lantai 2 pada Jumat pagi, 9 Mei 2025.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh pihak sekolah ini, hadir sebagai narasumber perwakilan dari LPK Nayaka Sumberdaya—sebuah lembaga pelatihan kerja yang berpengalaman dalam memberangkatkan tenaga kerja profesional ke Jepang. Melalui presentasi dan sesi tanya jawab, para peserta diberi pemahaman menyeluruh mengenai proses seleksi, pelatihan keterampilan dan bahasa, serta sistem kerja dan kehidupan di Jepang.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMAN 1 Kencong, mengingat Kepala Sekolah sedang menjalankan tugas dinas di luar kota. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya memberikan alternatif jalan sukses bagi alumni, termasuk dengan mendorong kesempatan kerja ke luar negeri secara legal dan profesional.

“Tidak semua siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan itu bukan masalah. Yang penting adalah bagaimana kita mempersiapkan mereka agar tetap mampu bersaing di dunia kerja global,” ujarnya.

Para alumni yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. 

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para lulusan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus membawa nama baik sekolah dan bangsa di kancah internasional.

Share:

Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Rayon 4 Kabupaten Jember di SMAN 1 Kencong

Kencong, Jember – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, SMAN 1 Kencong menggelar kegiatan sosialisasi SPMB ini secara serentak dengan membagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 yang dimulai pukul 09.00 WIB dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru, dan Operator SMP/MTs Negeri/Swasta yang berada di wilayah Kecamatan Kencong, Jombang, Gumukmas, Puger, Umbulsari, dan Semboro. Sementara Sesi 2 yang dimulai pada pukul 12.30 WIB dikhususkan untuk para calo murid SMAN 1 Kencong yang berada di wilayah sekitar Kecamatan Kencong, Gumukmas, Jombang, dan sekitarnya. Acara yang berlangsung pada hari Kamis(8/5) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada calon peserta didik terkait dengan proses pendaftaran dan sistem penerimaan murid baru tingkat SMA/SMK di wilayah Kabupaten Jember, khususnya rayon 4.

Acara yang diadakan di aula Gajah Mada Lantai 2 SMAN 1 Kencong ini juga dihadiri oleh beberapa SMA/SMK yang terlibat dalam SPMB tahun ini, di antaranya SMAN 1 Kencong sebagai tuan rumah, SMAN Umbulsari, dan SMKN 8 Jember. Selain itu, turut hadir pula pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang memberikan pemaparan mengenai regulasi terbaru dalam penerimaan siswa baru.

Kepala SMAN 1 Kencong, Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sosialisasi SPMB ini untuk memberikan gambaran yang jelas kepada para stakeholder pendidikan, terutama terkait dengan sistem domisili, kuota penerimaan, dan sistem pendaftaran daring (online). “Dengan adanya sistem zonasi ini, diharapkan dapat mempermudah siswa untuk mendaftar ke sekolah terdekat sesuai domisili mereka, serta memastikan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Salah satu siswa dari SMPN 1 Gumukmas saat ditemui tim redaksi menyampaikan kebahagiaannya karena sudah diberikan wawasan dan informasi terkait SPMB tahun 2025. Antusiasme peserta terlihat juga dengan kehadiran beberapa calon wali murid dan guru pendamping dari sekolah yang letaknya jauh dari SMAN 1 Kencong.

Sosialisasi tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan para peserta untuk bertanya langsung terkait berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan PPDB. Berbagai pertanyaan seputar proses pendaftaran daring, persyaratan administrasi, serta masalah domisili menjadi perhatian utama peserta. “Kami berharap semua pihak dapat memahami sistem ini dengan baik dan mendukung kelancaran proses penerimaan siswa baru,” ujar Bpk Habibi, S.Pd., Operator PPDB di SMAN 1 Kencong.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi SMA/SMK yang hadir untuk memperkenalkan berbagai program unggulan yang dimiliki masing-masing sekolah. SMAN Umbulsari, misalnya, menawarkan program khusus yaitu double track, sementara SMKN 8 Jember memperkenalkan program keahlian di bidang teknik dan otomotif yang sangat diminati oleh para siswa.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para kepala sekolah, guru, dan operator sekolah di tingkat SMP/MTs dapat lebih siap memberikan informasi yang tepat kepada calon siswa dan orang tua. Serta para siswa-siswi diharapkan dapat lebih memahami berbagai aspek teknis terkait PPDB serta mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu, acara ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan proses pendidikan yang lebih transparan dan adil bagi semua pihak. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kesalahpahaman dalam proses pendaftaran yang akan dimulai pada bulan Juni mendatang.

Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan juga dapat tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pihak sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember, khususnya di wilayah rayon 4 yang mencakup Kecamatan Kencong, Jombang, Puger, Gumukmas, Umbulsari, dan Semboro.

Share:

In-House Training (IHT) di SMAN 1 Kencong, Implementasi Deep Learning pada Pembelajaran

Kencong, 26 Februari 2025 — SMAN 1 Kencong mengadakan kegiatan In-House Training (IHT) yang berlangsung pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang ada di sekolah tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pengelolaan pendidikan di tingkat SMA.

Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang yang diwakili oleh Kasi SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, yang dalam sambutannya mengapresiasi komitmen SMAN 1 Kencong dalam meningkatkan kompetensi para pendidik. Beliau juga menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana untuk menyatukan visi dalam pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Salah satu materi utama dalam kegiatan IHT ini adalah "Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)" yang digagas oleh Kemendikbudristek, yang disampaikan oleh Bapak Syaiful Rahman, S.Pd., M.Pd., dari SMAN Plus Sukowono Jember. Dalam materi ini, Bapak Syaiful menjelaskan tentang konsep deep learning dalam konteks pendidikan, yang bukan merujuk pada teknologi kecerdasan buatan, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang mendalam yang bertujuan untuk membentuk pemahaman yang lebih mendalam pada peserta didik. Pendekatan ini, yang digagas oleh Prof. Abdul Mu'ti, bertujuan untuk mendorong proses pembelajaran yang lebih holistik dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern. Deep learning dalam konteks ini mengedepankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemahaman yang mendalam atas materi yang dipelajari.

Selain itu, pemateri lainnya turut memberikan wawasan berharga bagi peserta. Bapak Cahyo Budi L., S.S., M.Pd., Kasi SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, memaparkan peningkatan Sumber Daya Manusia.

Bapak Drs. Ponadi, M.Si., Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, juga menyampaikan materi mengenai pengawasan kualitas pendidikan di tingkat SMA, serta cara-cara efektif dalam melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil pendidikan secara keseluruhan.

Peserta IHT, yang terdiri dari seluruh GTK SMAN 1 Kencong, sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga sore hari ini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik di SMAN 1 Kencong dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, serta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa.

(Redaksi)

Share:

Menghargai Peran Guru dalam Pendidikan dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2024 dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong

Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 tahun ini diperingati dengan penuh khidmat di SMAN 1 Kencong. Acara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah ini, menjadi momen penting untuk menghargai dedikasi dan peran besar para guru dalam dunia pendidikan.

Peringatan yang jatuh pada 25 November setiap tahunnya, kali ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebuah tema yang mencerminkan semangat dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, peringatan HUT PGRI yang ke-79 ini juga menjadi ajang untuk mempererat rasa persatuan di kalangan guru di seluruh Indonesia.

Acara dimulai dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan berdaya saing tinggi.

“Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya peran guru dalam memajukan bangsa. Tanpa guru yang berdedikasi, cita-cita kita dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas tidak akan terwujud,” ujar Kepala SMAN 1 Kencong dalam sambutannya.




Pada kesempatan tersebut, Keluarga Besar SMAN 1 Kencong juga meberikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf sekolah atas dedikasi mereka dalam mengajar dan berinovasi di dunia pendidikan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam mengembangkan metode pengajaran yang relevan dan menyenangkan bagi siswa.

Sebagai bagian dari peringatan ini, siswa - siswi SMAN 1 Kencong juga menggelar beberapa tampilan diantaranya penampilan seni dari para siswa, seperti drama musikal, tarian, dan paduan suara yang bertemakan penghargaan terhadap jasa-jasa para guru. Selain itu juga ada surprise dari siswa - siswa kelas XII yang bekerja sama dengan Koramil Kecamatan Kencong. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru yang hadir, dan menjadi salah satu cara yang menyenangkan dalam merayakan peran besar para pengajar dalam membentuk karakter bangsa.

Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong mengandung pesan kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain menghargai perjuangan guru, acara ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah investasi masa depan bangsa yang harus dijaga dan diperjuangkan bersama.

Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, diharapkan seluruh elemen pendidikan, baik guru, siswa, maupun orang tua, dapat bersinergi untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan lebih merata di seluruh penjuru Indonesia.

Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua akan peran vital guru dalam kemajuan pendidikan bangsa. Semoga semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para guru ini terus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan zaman.

Share:

Video kami

Hari Kesaktian Pancasila

Pengunjung

Terpopuler

Powered by Blogger.

Ads block

Banner 728x90px

Cari di Blog

Kategori

Berita Terkini

6-latest-350px-course